Daerah Breaking Featured

Cegah Karhutla, Pasis Sesko TNI Edukasi Warga Sambaliung soal Pencegahan, Hukum dan Dampak Kesehatan

Share berita ini
Cegah Karhutla, Pasis Sesko TNI Edukasi Warga Sambaliung soal Pencegahan, Hukum dan Dampak Kesehatan
Cegah Karhutla, Pasis Sesko TNI Edukasi Warga Sambaliung soal Pencegahan, Hukum dan Dampak Kesehatan
BERAU, JURNALISBERAUNEWS — Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau terus diperkuat melalui edukasi langsung kep...

BERAU, JURNALISBERAUNEWS — Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Berau terus diperkuat melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Kali ini, penyuluhan Karhutla digelar di Pendopo Kecamatan Sambaliung, Rabu (2/9/2026). ‎ ‎

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut menghadirkan sejumlah Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI bersama rombongan, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, relawan pemadam kebakaran, masyarakat serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Berau. ‎

‎Dalam kegiatan tersebut hadir Kol ARM Laode Irwan, Kol Laut (T) Feri Rudiyanto dan Kol Mar Daniel Tarigan yang merupakan Pasis Sesko TNI. Turut hadir sejumlah personel dari Mabes TNI, Mabesad dan Mabesau. ‎ ‎Dari unsur kewilayahan, kegiatan dihadiri Kasdim Berau Letkol (Har) Inf Biringallo, Kepala BPBD Berau, Kadisdamkarmat Berau, Danramil 05 Sambaliung, Kapolsek Sambaliung, Camat Sambaliung, Babinsa, Lurah Sambaliung serta kepala kampung se-Kecamatan Sambaliung. ‎ ‎

Perwakilan Satlinmas, relawan pemadam kebakaran, ketua RT, serta sejumlah perusahaan seperti PT Berau Coal, PT SBE, PT KJB, PT KDC, PT PAMA dan PT Nusantara Teknik juga turut mengikuti kegiatan tersebut. ‎ ‎Pencegahan Harus Dimulai dari Masyarakat ‎ ‎Penyuluhan tidak hanya menitikberatkan pada teknis pencegahan kebakaran, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla terhadap lingkungan maupun kesehatan. ‎

‎Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencegah munculnya titik api, meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi apabila ditemukan potensi kebakaran. ‎ ‎

Langkah tersebut dinilai penting mengingat penanganan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas pemadam maupun aparat. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendeteksi dan mencegah kebakaran sejak dini.

‎ Selain aspek pencegahan, penyuluhan juga menjadi momentum untuk memberikan pemahaman mengenai aspek hukum yang berkaitan dengan Karhutla serta konsekuensi terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. ‎ ‎Libatkan Lintas Sektor ‎ ‎Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, masyarakat, relawan dan dunia usaha dalam menghadapi ancaman Karhutla.

 ‎Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembentukan serta penguatan peran masyarakat dalam upaya pencegahan Karhutla. Keterlibatan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut melalui kewaspadaan dan tindakan cepat di lapangan. ‎ ‎

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Camat Sambaliung, penyuluhan Karhutla oleh Pasis Sesko TNI, sesi tanya jawab, penyerahan bantuan kepada perwakilan masyarakat, foto bersama dan penutupan.

 ‎Koordinasi dan Respons Cepat Jadi Kunci ‎ ‎Dari kegiatan tersebut, keterlibatan aktif instansi terkait dan masyarakat dinilai berhasil meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan Karhutla serta dampaknya terhadap kesehatan. ‎

‎Koordinasi lintas sektor juga diharapkan terus diperkuat, khususnya dalam pelaksanaan patroli terpadu dan penanganan cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran. ‎ ‎Karhutla bukan sekadar persoalan api yang harus dipadamkan setelah kejadian.

Pencegahan sejak awal, kesiapsiagaan masyarakat dan respons cepat menjadi bagian penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar. ‎ ‎Kegiatan penyuluhan di Pendopo Kecamatan Sambaliung tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 Wita dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

Chat with us on WhatsApp